Saturday, January 05, 2008

Vivere et Mortare*

: Sweet Killer

Keyakinan akan hidup membuatku mencintai ambang kematian
Kata hatiku, cinta adalah menjadi tepian neraka
dan kematian adalah pintu surga
Mencintai ambang kematian kini menjadi kemerdekaan jiwa

Jiwaku mengada dan cintamu purna terenggut pintu surga

Nun di sana lamat kudengar desah cinta kidung jiwa
Andai alunannya menaburi luka ...
kidungi aku dan aku mau tidur sepanjang waktu ...

PS:
Andai dulu ada bersamaku di sana berat menghembus
Kegamangan kan membuka terang kesia-siaan
Mungkin begitu cara detakanmu menepis gambaran takdir kehidupan
Begitu, ya, cara tangan degupanmu mengusap lukaku?

*Hidup dan Mati: Thanx to Mas Fransiskus Asisi