#fiksiminimalam#
"Kenapa
harus berjarak?" tanyaku suatu saat. "Supaya ada ruang," sahutnya.
"kenapa harus ada ruang?" Lanjutku. "Agar kita bisa bergerak, sayang,"
jawabnya dengan sabar. "Apa saat ini kamu merasa sesak?" pertanyaan
bodoh apa lagi ini, batinku mengutuk diri sendiri. Dia menarik nafas
panjang. Saat itu aku tidak tahu maknanya.
No comments:
Post a Comment