Showing posts with label Mikail Jabbar Alam. Show all posts
Showing posts with label Mikail Jabbar Alam. Show all posts

Friday, June 15, 2012

Madah Sang Hyang Ruh Suci


Datanglah Roh ilahi dan terangilah kami dengan sinar surgawi.
Datanglah sumber kasih, pelipur hati sedih, pencinta tanpa pamrih
Kuatkanlah yang lemah, bangunkanlah yang rebah, segarkanlah yang lelah
Sejukkanlah yang panas, giatkanlah yang malas, lembutkanlah yang ganas
O cahaya mulia, penuhilah segera, budi dan hati hamba
Tanpa berkat restu-Mu, tiada sesuatu dapat sungguh bermutu
Yang kotor bersihkanlah, yang kering siramilah, yang luka sembuhkanlah
Yang kaku haluskanlah, yang beku luluhkanlah, yang sesat pulangkanlah
Kami umatMu ini mohon dikaruniai sapta rahmat Roh Suci
Kami mohon berkat-Mu agar setia padaMu dan bahagia selalu

MJA: Melindungi dan Menguatkan

Sunday, April 15, 2012

The Prayer


Sebermulanya aku telah mengukirmu di telapak tanganku
Aku akan selalu melindungimu dimanapun dan kapanpun engkau
Dengan mengatupkan tanganku dan menghadirkan namamu di dalam doa
Bahwa Tuhan akan melindungimu dan kau akan selalu bahagia

Tangan mungilmu: melindungi dan menguatkan

Thursday, April 12, 2012

Mikail Jabbar Alam


adakah sayap mungilmu disebalik awan itu?
aku melihat rambut ikalmu melebur pada awan berarak
mengintip dengan senyum yang kuncup dan tatapan yang jenaka
kita bermain : engkau berlari, bersembunyi dan aku mencari
Tunggu ayahmu pulang, dia akan mengajarimu bermain layang-layang

kepak sayap malaikat mungil: melindungi dan menguatkan

Wednesday, April 11, 2012

Masa Lalu Melipat Meronce Masa Depan



Jika aku tidak ada di masa depanmu
Semoga aku pernah membahagiakanmu di masa lalu
Berharap masa depan berbaik hati 
menghadiahkanmu untukku lagi

Menikahi keabadian
Mencumbui keabadian
Melahirkan keabadian 


Kepak sayap Malaikat mungil: melindungi dan menguatkan


Tuesday, April 10, 2012

Merapal Rosario Paripurna


Hentikan segala mantra dari kitab purbamu
Karena kitab itu akan meluruh menjadi butiran tangis
Menjelma kekuatan dari sayap yang mungil
Merapal puja puji Ilahi atas Ruh yang sulung
dari tasbih segala zikir bahagia untuk terang yang mulia
maka berakhirlah sedih...

MJA: melindungi dan menguatkan

Semesta Memeluk Ruh Jabbar Menguatkan



Cakrawala membiru mengigil pada pelukan,
Bergantung pada sulur-sulur pengharapan
bernisbat mantra berhembus RUH Jabbar
alam semesta menjelma terang 
menjadi yang sulung di antara bintang-bintang
kehidupan melingkupi keabadian
saat hidup digulung badai, rindu warna untuk bersanding
meretas musim melipat rindu, riuh hati mendetak
sayap kecilmu hadir: melindungi dan menguatkan



Mencium Luka Bermakna Kekuatan



Jika aku menciummu di titik lukamu,
Akankah semua ini akan menjadi baik-baik saja?

MJA: melindungi dan menguatkan

Monday, April 09, 2012

Cinta Kuat Seperti Maut


Cinta kuat seperti maut
Tapi maut sudah dikalahkan
Tinggal seberapa kuat cinta dapat bertahan
Hanya Tuhan yang memperkenankan...

-Mikail Jabbar Alam: menguatkan dan melindungi-

Sunday, April 08, 2012

Mikail


Ya Allah ya Tuhan kami, 
bagi-Mu segala puji atas pemberian-Mu sesudah pengetahuan-Mu, 
dan bagi-Mu segala puji atas pemaafan-Mu sesudah kekuasaan-Mu, 
dan bagi-Mu segala puji, pujian yang tidak patut disanjungkan kecuali hanya kepada-Mu. 
Aku memohon terkabulnya segala permohonan dan doa, 
dan aku memohon dianugerahi rasa syukur dalam keadaan sempit dan lapang.


MJA : melindungi dan menguatkan

Friday, April 06, 2012

Departed



Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya....


Tuesday, April 03, 2012

Jabbar


Wulidna bil mahabbati warahmah
Wulidna bil izzati walkaramah
Wulidna bil amanati wal masuliyah

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal....
Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya....

Mendetak nafasmu yang tak jua dikandung badan...
Kelahiran adalah sebuah pertobatan
Menikahi keabadian
Mencumbui keabadian
Melahirkan keabadian