I am letting you to steal my soul for a while.... This is my closet where i put my thought, my life, my lingeries.... This blog is dedicated to Cahyo. Now stop terrorizing me! Enjoy guys!
Showing posts with label Trumbu Karang Alam. Show all posts
Showing posts with label Trumbu Karang Alam. Show all posts
Tuesday, May 15, 2012
Mencumbu Kosa
:Trumbu Karang Alam dan Perempuan - Perempuan Pemujanya
Ketika ternyata, cinta hanyalah selembar luka yang tertunda, kembali teringat malam di padang bunga bakung. kau bilang; "lelakiku, setubuhi aku dengan puisimu.."
Maka kusetubuhi puisimu. kupuja kurayu serupa symphony tak selesai. Hingga anak-anak kata mendesah penuh rindu. Lalu menjerit kecil bak gadis remaja kehabisan gincu. -kabut pagi-
:Aku
Perempuan-perempuan itu begitu memujamu. Mereka tidak malu terlihat bodoh saat berlomba-lomba ingin bersetubuh dengan puisimu.
Cukup sudah aku menari bersama api. Meninggalkan abu yang terserak dan pergi.
Monday, May 07, 2012
A Dangerous Liaison
: Trumbu Karang Alam and His Admirers
They fall in love with you and you destroy their life with a few carefully-chosen words
Those words is direct to their heart by your sword and melting them in a blink of an eye
Worship for the pain you have and and their confusion
Their souls is tossed between exhilaration and exhaustion
: Me
When one woman strikes at the heart of another, she seldom misses,
and the wound is invariably fatal
You'll find the shame is like the pain: you'll only feel it once
Illusions, of course, are by their nature sweet
:You
And its not that I want to have you, its that I want to deserve you
This is paradox: Those most deserving of love are rarely made happy by it
It was only when I began to feel actual pain every time you left the room that it finally dawned on me:
I was in love
: Me
Why do you suppose we only feel compelled to chase the ones who run away?
It's beyond my control
Surely I've explained to you before how much I enjoy watching the battle between love and virtue
It's all very well to be sorry now.
: Us
Your fidelity is irritating me and frightfulness embrace me
There is nothing more difficult in love than expressing in writing what one does not feel
What you call happiness is nothing but a tumult in the mind,
a tempest of passion, frightful to behold even for the spectator on the shore.
Wednesday, May 02, 2012
Bigolo Jigolo
Drag down and you will see...
all the grown ups women adore thee...
from unspoken love to the weird disorder one
hey boy, flatter them and have some fun!
i start a smile an giggle
this is even worse than terrible
why you are so damn low?
like a Bigolo Gigolo?
Please them baby, make them fly
cheer them up and freaking cry
For I am standing here
with the biggest laughter!
Monday, April 09, 2012
Cinta Kuat Seperti Maut
Cinta kuat seperti maut
Tapi maut sudah dikalahkan
Tinggal seberapa kuat cinta dapat bertahan
Hanya Tuhan yang memperkenankan...
-Mikail Jabbar Alam: menguatkan dan melindungi-
Friday, April 06, 2012
Departed
Wednesday, April 04, 2012
Smile is the saddest Lie
Jika kau fasih bicara tapi tak bisa diam, kefasihanmu tidak berarti. Kecuali kata-kata yang keluar dari keheningan, mereka mati.
Kecuali kata-kata yang keluar dari kekosongan batinmu, mereka tidak penuh.
Ketika kata-kata keluar dari kekosongan batinmu, mereka membawa kepenuhan, ketika mereka keluar dari heningmu, direndam diammu, mereka memiliki musik, mereka punya puisi dan kehidupan yang sungguh unik.
Tuesday, April 03, 2012
04041414
The very thought of you makes my heart sing
Like an April breeze
On the wings of spring
And you appear in all your splendor
My one and only love
The shadows fall and spread their mystic charms
In the hush of night
While you're in my arms
I feel your lips so warm and tender
My one and only love
The touch of your hand is like heaven
A heaven that I've never known
The blush on your cheek whenever I speak
Tells me that you are my own
You fill my eager heart with such desire
Every kiss you give sets my soul on fire
I give myself in sweet surrender
My one and only love
The blush on your cheek whenever I speak
Tells me that you are my own
You fill my eagle heart with such desire
Every kiss you give sets my soul on fire
I give myself in sweet surrender
My one and only love
Like an April breeze
On the wings of spring
And you appear in all your splendor
My one and only love
The shadows fall and spread their mystic charms
In the hush of night
While you're in my arms
I feel your lips so warm and tender
My one and only love
The touch of your hand is like heaven
A heaven that I've never known
The blush on your cheek whenever I speak
Tells me that you are my own
You fill my eager heart with such desire
Every kiss you give sets my soul on fire
I give myself in sweet surrender
My one and only love
The blush on your cheek whenever I speak
Tells me that you are my own
You fill my eagle heart with such desire
Every kiss you give sets my soul on fire
I give myself in sweet surrender
My one and only love
Jabbar
Wulidna bil mahabbati warahmah
Wulidna bil izzati walkaramah
Wulidna bil amanati wal masuliyah
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal....
Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya....
Mendetak nafasmu yang tak jua dikandung badan...
Kelahiran adalah sebuah pertobatan
Menikahi keabadian
Mencumbui keabadian
Melahirkan keabadian
Monday, April 02, 2012
My One and Only Love
Today like centuries ago....
Saturday, March 31, 2012
Jezebelle
: Trumbu Karang Alam
Segala mantra tertuju padamu
Segala mantra tertuju padamu
Taklimat murka seorang wanita agung
Bagai anak panah yang melesat merobek jantung
Menikam caci pada khianat
Jendela
: jendela
membuka ruang yang tertutup
menyingkap yang terbalut
membatasi ruang dan cakrawala
melihat ke dalam dan melongok ke luar
: di dalam
menjelaskan yang terbungkam
mengungkapkan yang tabu
meneriakkan kejujuran
membisikkan rayuan
: di luar
menyibakkan gambar yang nyata
membelalakkan sinar kebenaran
menjawab ruang keraguan
menghembuskan angin kejujuran
: ruang hati
terang dan lapang
dingin dan hangat
jendela tertutup
pintu terkunci
: jendela
aku perlu celahnya untuk kuintip
aku perlu lubangnya untuk bisa rasakan
aku perlu kuncinya untuk bisa buktikan
aku perlu deritnya untuk bisa sadarkan
Saturday, March 24, 2012
Kotak Pandora*
Tidakkah engkau sadari bahwa ada ketimpangan dari perkara ini?
Lihatlah aku seperti buku yang terbuka, dan kau bisa mulai membacanya dari pasal manapun
Jika kau ingin, yang kau lakukan hanya mebuka lembar demi lembarnya, dan sarikan maknanya
Tapi aku? Aku seperti menerima hadiah sebuah kotak Pandora
Begitu indah dan menggoda setiap orang untuk menyingkap misterimu.
Begitu caramu untuk menarik pesona? Sebuah tarikan yang indah tapi juga berbahaya
Getar jarak antara gairah dan kekalutan yang gugup, ragu dan ingin tahu, cinta yang maya juga tanda tanya yang berkalut
Sayang sekali ada kutuk atasku yang menyeretku untuk membuka sebuah kebenaran
Dan seketika di dalam relung ruang hatimu kutemukan penderitaan, kesedihan, kejahatan, kemarahan dan ratapan berselubung keagungan
Saat pertama kali telunjukmu mengarah padaku tentang sebuah dusta
sebetulnya saat itu pulalah kau telah menipu hatimu.....
*Prometheus membocorkan rahasia api milik para dewa kepada umat manusia, selain itu dia juga menipu Zeus dalam suatu undian. Karena perbuatannya, Zeus memutuskan menghukumnya dengan menggunakan Elang Kaukasus. Sementara untuk umat manusia, para dewa memberi hukuman melalui Pandoora.
Setelah diciptakan, Pandora dinikahkan dengan Epimetheus, saudara Prometheus. Pada hari pernikahan mereka, Zeus memberi hadiah berupa sebuh kotak yang indah. Pandora diperingatkan Prometheus untuk tidak membuka kotak tersebut.
Suatu hari, Pandora sangat penasaran dan kemudian membuka kotak tersebut. Setelah dibuka, dari kotak itu keluar berbagai macam keburukan (kejahatan, penyakit, penderitaan). Semua keburukan itu menyebar ke seluruh dunia dan menjangkiti umat manusia. Pandora kemudian melihat ke dalam kotak dan menyadari masih ada satu hal yang tersisa di sana: harapan. (Sumber Wikipedia)
Friday, March 23, 2012
Saat Ombak Pecah di Pesisir
"One small wave was having fun in a big sea, rolling over and heading to the shore. All of a sudden, he realized that other waves are crashing on the shore and disappearing into nothingness. The small wave got scared and asked the big wave, ‘Did you see what is going on? What is going to happen to us? We are going to crash!’
The big wave replied to the little wave, ‘I see. You are scared because you think we are going to crash and disappear, but you forget that we are not really waves. We are a part of the sea!’"
Inilah ketakutanku... Bahwa kisah hidupku akan berakhir seperti ombak yang pecah di pesisir.
Jika boleh memilih aku ingin tetap menjadi ombak. Aku berani menantang dan menaklukkan gelombang hidupku setinggi apapun.
Tapi tidak untuk menyurut di pantai atau bertabrakan dengan ombak lain dan pecah di pesisir sebagai sebuah kesia-sian.
Tapi aku juga tidak ingin ada gelombang yang lebih besar yang akan menggulungku dan menyeretku ke pantai. Belum lagi jika aku menabrak karang dan hancur berhamburan.
Sepertinya garis pantai adalah sepuah akhir bagiku. Bahwa hidupku akan segera menyurut....
Sementara bagi orang lain pantai adalah tempat mereka berlabuh dan menyandarkan jiwa lelah.
Apakah aku merasa lelah? Akankah aku merasa lelah? Dan kemudian akan bersandar?
Yang pasti aku tak hendak bersandar sendirian...aku butuh teman. Yah, teman. Aku tidak pernah menyebutnya kekasih...tak akan pernah...
Aku bahagia bermain di bentangan laut yang maha luas ini. Bermain dengan ombak-ombak kecil untuk kemudian membiarken mereka berlalu ke pantai. Dan melihat mereka bersandar bahagia.
Ada saat aku dibujuk untuk mendarat beberapa kali, namun ketakutan menyergapku dan aku mundur teratur, tanpa sempat mencium bibir pantai.
Apakah ini yang disebut nasib? saat mereka berhasil bersandar dan aku tetap terombang-ambing di tengah samudera?
Sepertinya arah hidup adalah sebuah keberanian. Keberanian kita untuk memilih. Keberanian kita untuk menjalani pilihan. Keberanian kita untuk menanggung segala resikonya.
Terima kasih sudah mengingatkanku bahwa pantai adalah akhir dari tujuan.
Terima kasih sudah menyadarkan aku bahwa aku adalah bagian dari samudera yang luas.
Bahwa aku tak boleh takut pada masa depan. Jika toh hidupku akan berakhir di pantai, aku akan kembali ke lautan. Aku adalah bagian dari rencana yang besar!
Jangan takut untuk mencium bibir pantai lagi....dan lagi.... karena kita akan kembali ke samudera lagi.... dan lagi....
Jangan pernah lelah untuk berjuang, Jangan pernah lelah untuk mencoba. Jangan pernah lelah untuk mengulanginya lagi.
Maafkanlah hidupmu yang penuh riak dan gelombang. Kemudian hiduplah! Karena memang begitulah siklus kehidupan....
Pseudologia Fantastica
Jangan pernah percaya untuk setiap kata yang keluar dari mulutku
semua makna yang hanya mengandung bual
Jangan pernah melakukan apa yang diperintahkan mulutku
semua tidak akan berakhir pada sebuah tujuan yang pasti
Karena aku sendiri tak pernah paham apa yang kukatakan
semua meluncur bagaikan kembang api di hari kemerdekaan
Karena aku pun sulit menyelami apa yang ada di dalam kepalaku
semua berhimpit dan mengaduk kewarasanku tanpa kukehendaki
Jangan pernah menyerah untuk segala yang kau perjuangkan
Karena aku sendiri semurka kamu terhadap perbuatanku
Jangan pernah mengutuk, menghukumku, dan memberiku azab
Karena semua ini diluar kuasa insaniku hingga aku tersesat
Aku berharap kau tak kan lelah mengulurkan tanganmu untuk diriku
untuk setiap waktu menarikku dari segala kebohongan ini
entah untuk alasan apa aku harus selalu bersembunyi pada fantasi
mungkin akan lebih nyaman bagiku saat aku menciptakan duniaku sendiri
Aku sekarang berdiri disini untuk melihatmu pergi
merelakan hati dan melapangkan segala jalan bagimu
karena bahagia tak jua kau rengkuh dariku
kesalahan yang entah harus dilemparkan kepada siapa
aku akan menikmati segala gambaran bahagia yang pernah ada
bahwa itu akan selalu berulang seperti potongan film lawas
disana akan kutemukan dirimu bercerita dan berbagi bahagia
sebelum aku terlempar pada sudut kehidupan yang nyata
: ketahuilah bahwa ini kulakukan tanpa tujuan...
Wednesday, March 21, 2012
To a Stranger
: Trumbu Karang Alam
Passing stranger! you do not know how longingly I look upon you,
You must be he I was seeking (it comes to me as of a dream,)
I have somewhere surely lived a life of joy with you,
All is recalled as we flit by each other, fluid, affectionate, chaste, matured,
You grew up with me, were a boy with me,
I ate with you and slept with you, your body has become not yours only nor left my body mine only,
You give me the pleasure of your eyes, face, flesh, as we pass,
I am not to speak to you, I am to think of you when I sit alone
I Lie to Forget
This lie's become a part of me
For months, I've played this game
Acting like it doesn't hurt
Each time I hear her name
Ignoring what's inside of me
Pretending I've moved on
As if the feelings I once had
For him are somehow gone
Spending each and every day
With happiness and laughs
Forgetting all our memories
Avoiding photographs
When suddenly it hit me
As the tears started to flow
That even after all this time...
I just can't let him go...
Acting like it doesn't hurt
Each time I hear her name
Ignoring what's inside of me
Pretending I've moved on
As if the feelings I once had
For him are somehow gone
Spending each and every day
With happiness and laughs
Forgetting all our memories
Avoiding photographs
When suddenly it hit me
As the tears started to flow
That even after all this time...
I just can't let him go...
Somewhere It's You
Somewhere or other there must surely be
The face not seen, the voice not heard,
The heart that not yet—never yet—ah me!
Made answer to my word.
Somewhere or other, may be near or far;
Past land and sea, clean out of sight;
Beyond the wandering moon, beyond the star
That tracks him night by night.
Somewhere or other, may be far or near;
With just a wall, a hedge, between;
With just the last leaves of the dying year
Fallen on a turf grown green.
Until I Met You
: Trumbu Karang Alam
I wanted a mansion once... that is until I met you, Now the only place I want to live is inside your heart I once desired diamonds... until I met you, Now the only sparkle I need comes from within I used to crave the finest clothing... until I met you, Now I want not a single thread to separate our bodies I once coveted a fancy car... until I met you, Now I want nothing that would put miles between us I once prayed for money... until I met you, Now I want none of the things money can buy I once yearned for a sense of security... until I met you, Now my only security comes is knowing you are near I once dreamt of a prestigious job... until I met you, Now I find my success in knowing that you are happy I once asked the world on a silver plate... until I met you, Now you are my world and I want for nothing but your touch Loving you has been my teacher; you taught me not to want Being with you has been my discovery; you are all that I need Finding you has been my salvation, I now understand grateful But perhaps most importantly ... Your love in return has been my everything.
Subscribe to:
Posts (Atom)




















